Wednesday, November 08, 2006

pose with our lecturer

aku

cinta rahasia di balik duka

Sepenggal kisah yang pernah ada isyaratkan hati dalam janji yang teringkariwaktu adalah jawaban atas semua pertanyaan batin yang luput aku sampaikan
Belahan jiwaku........kini kau jauh dari kalbu...jauh pula dari tatapku....
kenapa tiada jua aku kuasa meredam lara saat kenangan biru kita menjelma...mengapa kita harus bersua.... kalau ternyata kita begitu berbeda.....
saat bisikan hati merintih sedihkucoba cari apa makna yang terselipadakah sepenggal kisah ini adalah pesan jiwa untuk menjadi dewasaatau....hanya perjalanan batin yang semakin lama semakin menghampatapi aku bukan beban...kaupun bukan batu sandungan....biarlah sepenggal kisah kita jadi bahan ceritabagi penikmat cinta dan pelantun bahasa lara....

TEMAN SEJATI

Matahari menyinari senyum diwajahku bagaikan kopi kental bergitu pahit hangatnya tanganmu kini... hanya sisa beberapa menit lagi
diluar ada kebebasan yang menantimu sedangkan didadaku ada lubang yang terluka sedang menantiku kita tlah berjanji akan menjaga diri sendiri
melambai-lambai tangan mengantar kepergianmu senyum yang terpajang dimukaku samakah seperti boneka bodoh
kini,kehilangan kekasih tercinta tapi tambahlah satu teman sejati cinta yang terlanjur aku berikan biarlah aku ambir kembali
takut akan kata yang ku katakan terlalu berat.... biarlah aku mundur satu langkah mungkin... diluar ada masa depan yang kamu cari
melambai-lambai tangan tidak lagi bergandengan aku ingin bilang aku iri sama boneka yang kau peluk itu
kini,aku kehilangan kekasih tercinta tapi,tambahlah satu teman sejati esok,surat cinta yang aku tulis siapakah yang kan menerimanya
kini terlanjur sudah aku bilang kan membiarkanmu pergi pergilah kau dengan tenang dibarakangmu akan ada aku teman sejatimu.... aku seperti perabuhan kapal senantiasa menanti kau singgah untuk berteduh...
kini kita sudah pisah mohon doa engkau bahagia...
Sekeping Hati
Sekeping hati itu sukar benar hendak aku selami sukar benar hendak ku tawan sukar benar hendak ku lawan ia dekat tapi terasa jauh ia mudah tapi terasa susah apalah pendinding yang ia pakai hingga sukar benar hendak ku menang?
Ingin sekali ku miliki hati itu sekeping hati yang ku anggap tulus ikhlas dan suci makin digapai makin menjauh makin dirapat semakin jarak
sekeping hati itu ingin sekali ku miliki buat peneman hatiku yang lara buat penawar diriku yang luka apalah daya aku insan biasa hendak dibeli mahal sekali hendak ditawar mulut terkunci aku sedar kekurangan diri tidak mampu berikan itu dan ini
wahai sekeping hati berilah ku peluang berilah aku sedikit ruang biar hanya sedetik biar hanya setitik ingin sekali ku milikimu ingin sekali ku bertakhta di hatimu walau hanya seketika menjadi ratu biar di pojok pintu agar resah diriku hilang tak sanggup untuk tidak pernah merasa untuk tidak pernah memilikimu walau hanya sekejap cuma
sekeping hati itu ingin sekali ku miliki

"I LOVE YOU"


jangan hanya sepatah kata yang terucapkan sebelum perpisahan dibalik jendela ada selembar lagit biru dihatiku hanya ada rasa rindu padamu
tutup mataku lanjutkan perjalananku tiada rasa telah berpisah denganmu dinginnya angin laut meniup bertanda semakin jauh jarak kita
takkan ku lupakan disinilah musim semi ku disini juga... cinta pertamaku...
dilangit ada selembar awan biru kau bilang padaku kau mengantarku dengan air matamu... aku ingin bilang padamu
"I LOVE YOU" biar pun dimana aku hanyalah milikmu seorang "I LOVE YOU" selamanya cintaku hanya untukmu seorang
"I lOVE YOU" tanpa alasan jarak bukanlah masalah cintaku pastiku kirimkan juga yang penting dihatimu juga ada aku rinduku padamu pasti kau rasakan juga "I LOVE YOU"

Kau Tak Mengerti


karena masalah antara angin,mimpi dan aku kau belum tentu kanmengerti...
karena cinta antarakau dan dia luka ini tercipta
karena adanya sedih luka dan air matamanusia menjadi tabah cinta yang paling sukarku dapatkan adalah cinta hatimu....
melupakan kau bagaikan langit,bumi menjadi putih setelah kepergian aku kau tiada cinta lagi
karena angin dan mimpi takkan menyatu karena aku mengerti dan kau tidak...karena adanya cinta suci manusia baru memiliki mimpi karena antara cinta dan luka itu sama beratnya...karena aku mengerti dan kau juga...karena itulah ku memilih karena itulah kau ku kuburkan dihatiku yg sedalam dalamnya...